Berita Terpopuler

Selly Dicecar 20 Pertanyaan, Minta Maaf Pada Korban

Tuesday, March 29, 2011

Bogor - Selly Yustiawati (26) dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik atas kasus penipuan di Bogor. Usai pemeriksaan, perempuan beralias Rasellya Rahman Taher ini meminta maaf kepada para korban yang pernah ditipunya.

"Tadi saya ditanya 20 pertanyaan terkait (kasus) yang di Bogor," kata Selly yang berbaju tahanan warna biru di Mapolres Bogor Kota, Kedung Halang, Bogor, Selasa (29/3/2011).

Pemeriksaan terhadap Selly selesai pukul 17.00 WIB. Dia kemudian dibawa kembali ke ruang tahanan. Kepada wartawan, Selly mengungkapkan permohonan maafnya kepada korban.

"Saya mohon maaf kepada orang-orang yang pernah bermasalah dengan saya," kata dia.

Sementara kuasa hukumnya menegaskan posisi Selly adalah tersangka. "Saat ini Selly berstatus tersangka oleh laporan dari Vika dengan kerugian Rp 10 juta," kata pengacara Selly, Andrea H Pulungan.

Untuk proses penyidikan terhadap Selly, polisi pun bergerak cepat. Mereka kini tengah menghimpun keterangan para korban, tidak hanya yang di Bogor tapi juga di kota-kota lain.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban SL (Selly) agar segera melapor kepada kami," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor Kota AKP Indra Gunawan kepada detikcom, Selasa (29/3/2011).

Terkait itu, para korban Selly mengaku sudah dihubungi polisi. Misalnya saja AH yang melaporkan Selly ke Polrestabes Bandung pada 2010 silam.

"Tadi ada yang namanya Bripka Dewa dari Polrestabes Bandung meminta kesediaan kita menjadi saksi. Saya bilang siap," kata AH kepada detikcom.

(fay/asy)

Sumber : Amarullah - detikNews
Leer Completo...

Polda Metro Bekuk Pencuri Mobil Milik Kementerian Luar Negeri

Jakarta - Sub Direktorat Umum Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk kawanan pencuri kendaraan roda empat. Dari tangan pencuri, polisi mendapati barang bukti satu unit mobil milik Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

"Salah satu barang bukti yang kita sita mobil plat merah milik Kemenlu merek Innova bernomor mesin ITR6672745," kata Kepala Suditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (29/3).
Leer Completo...

Polda Jateng Tak Segan Tindak Peneror Bom Iseng

Jakarta - Maraknya teror bom buku yang dikirim melalui paket ternyata membuat Kepolisian Daerah (Polda) Jateng merasa terusik. Polda Jateng pun tengah menggiatkan latihan penjinakan bom dan antisipasi kerusuhan masa.

"Pelatihan disposal serta mengikuti secara langsung gelar latihan kerusuhan masa dan upaya penjinakan teror bom dan bahan peledak," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang usai melakukan pengecekan pembangunan Mapolres Magelang, Jl. Letnan Tukiyat, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah,  Selasa (29/3/2011).

Pelatihan penjinakan bom dan upaya pencegahan kerusuhan masa digelar di Polres Cilacap. Serta secara berkala akan menggelar pelatihan yang sama di beberapa Polres yang tersebar di 35 kabupaten/ kota di Jateng.

Edward mengatakan, personel kepolisian memang terbatas untuk menangani maraknya teror bom. Namun, untuk penanganan awal teror bom, personel di berbagai Polres sudah mempunyai ketrampilan standar pengamanan.

"Kalau memang mencurigakan kita datangkan Gegana. Siap tidak siap kami harus siap melayani masyarakat 24 jam kalau ada ancaman seperti itu. Ditingkat polres ketingkat Polwil ada detasemen Brimob. Mudah-mudahan tidak ada apa-apalah," jelasnya. 

Edward menengarai maraknya teror bom di sejumlah daerah karena adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan ingin memperkeruh suasana serta menakut-nakuti masyarakat. Karena itu Polda Jateng sudah memberikan langkah-langkah awal kepada personel di lapangan dalam menangani ancaman teror bom.

"Mulai pengamanan meletakan jauh dari kerumunan orang. Sampai upaya evakuasi orang dari tempat," ujarnya.

Edward pun mengimbau kepada masyarakat agar mengenal betul paket yang dikirimkan dari seseorang. Jika ada pengirim yang tidak jelas, sebaiknya dimintai identitas atau kalau perlu difoto dengan telepon seluler.

"Kalau dia mau nitip barang tolong titip sebentar mau ke belakang, jangan mau langsung terima. Boleh tapi suruh buka," jelas Edward. 

Edward pun tak segan-segan akan menindak tegas oknum yang berupaya menakut-nakuiti dan melakukan teror. Walaupun upaya itu hanya sekedar iseng. Siapapun orangnya akan diproses dengan UU tindak pidana teroris.

"Seperti yang di semarang. Dia sengaja menulis paket itu mengatakan ini bom dan akan meledak jam 12. Ini sudah masuk kategori membuat ketakutan dan keresahan masyarakat. Ancaman hukumanya serendah 4 tahun maksimalnya bisa hukuman mati bisa sampai 20 tahun," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Edward, masyarakat diminta tidak bermain-main atau iseng dengan ancaman teror bom. Sebab bisa membahayakan bagi beberapa orang apalagi sampai iseng ditempat umum.

"Kita suasananya mari saling menjaga. Tapi kalau masih nekad? Tiada maaf bagimu. Tetap kami akan proses," tandasnya.

(gus/gus)

Sumber : Parwito - detikNews
Leer Completo...

Polisi Benarkan Suami MD Berinisial AG

Jakarta - Mabes Polri sedikit demi sedikit menguak identitas suami MD, tersangka kasus pembobolan dana nasabah Citibank senilai Rp 17 miliar. Polri membenarkan bahwa suami MD adalah seorang bintang iklan berinitial AG.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, masih menyelidiki keterlibatan sang suami. Saat ini status sang suami yang berinisial nama AG masih sebatas saksi.

"Suami itu benar (AG)," kata Anton melalui pesan singkat, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...

Yusuf Supendi Coba Jerat Presiden PKS dengan Pasal ITE

Jakarta - Yusuf Supendi akhirnya resmi melaporkan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq kepada Mabes Polri atas tuduhan penyebaran fitnah. Dia mengngunakan aturan dalam UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Berdasarkan laporan polisi bernomor LP/195/III/2011 tertanggal 29 Maret 2011, Luthfi dilaporkan atas tuduhan melakukan fitnah karena menyebut Yusuf telah berkolaborasi dengan BIN untuk menghancurkan PKS. Tuduhan fitnah dikirimkan melalui SMS yang diterima Yusuf pada Juni 2010.
Leer Completo...

Panen Hancur, Petani Fukushima Merasa Dikhianati

Tokyo - Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib sekitar sepuluh ribu petani di Fukushima. Mereka kini tak lagi dapat menjual hasil panennya akibat terpapar zat radioaktif dari instalasi nuklir Fukushima (250 km dari Tokyo) yang bocor.

Ironisnya, listrik dari instalasi nuklir itu kebanyakan diserap kehidupan mewah kota Tokyo yang kini tak lagi membeli sayuran mereka. Lebih parah lagi, mereka pun terancam tak bisa kembali pulang ke kampung halamannya selamanya.

Radiasi telah ditemukan dalam sayur-sayuran dari pertanian di sekitar instalasi nuklir. Karena hal tersebut, pemerintah pun melarang perdagangan hasil panen tersebut. Hal ini membuat petani setempat kecewa.

"Kami telah menjual tanah kami untuk pembangunan PLTN dan sekarang orang Tokyo tak mau membeli hasil panen kami. Kami merasa dikhianati," ujar ujar seorang petani berumur 64 tahun seperti dikutip Reuters, Selasa (29/3/2011).

Menurut seorang anggota Dewan dari Fukushima, Tomo Honda, warga Fukushima marah karena listrik yang dihasilkan PLTN tersebut kebanyakan dikonsumsi warga Tokyo. "Tanah ini warisan dari nenek moyang mereka dan rasa sayang mereka terhadapnya sangat luar biasa," ujar Honda.

Lebih dari 700.000 orang telah dievakuasi dari zona terlarang yang berjarak 20 km dari instalasi nuklir. Sementara itu 130.000 orang lainnya disarankan untuk meninggalkan lokasi. Jika mereka tidak bersedia, mereka diminta untuk tetap tinggal di rumah.

"Langkah pertama adalah mengatakan yang sesungguhnya bahwa mereka tak bisa kembali, tapi mereka belum menghadapi kenyataan yang sesungguhnya," kata Honda.

Berkaca pada kondisi di Chernobyl yang mengalami bencana serupa, ribuan orang di sekitar 30 km dari lokasi instalasi nuklir yang bocor di kota tersebut tak lagi bisa kembali ke kampung halamannya. Kini kawasan tersebut terkesan aneh dengan semak belukar dan satwa liarnya. Gedung-gedung kosong membusuk dan hampir tak ada tanda-tanda kehadiran manusia. Masyarakat khawatir itulah yang akan terjadi di Fukushima.

Meski pemerintah dan banyak ahli tak menganggap kejadian ini layak disejajarkan dengan Chernobyl, namun radiasi yang dihasilkan oleh kedua reaktor sebenaranya sama. Radioaktif yang dikeluarkan tersebut adalah  iodine-131 dan  Caesium-134 dan Caesium-137.

Radioaktif Iodin-131 dapat sepenuhnya terurai dalam 80 hari, namun dapat masuk ke tubuh masnusia dengan cepat melalui udara, susu serta sayur-sayuran. Sementara Caesium lebih berbahaya. Ia akan tetap aktif selama lebih dari 200 tahun dan mengancam dalam jangka panjang baik secara langsung maupun melalui makanan.

(adi/nrl)

Sumber : Adi Nugroho - detikNews
Leer Completo...

Gaji Kecil, Pertandingan Tenis Memberatkan Hakim

Jakarta - Tidak selalu di dalam tubuh yang sehat karena rajin berolahraga akan terdapat jiwa yang sehat, contohnya Pertandingan Tenis Warga Pengadilan (PTWP). Para hakim pesertanya justru merasa tertekan karena harus membiayai kegiatan itu dari penghasilan mereka yang kecil.

"Untuk pertandingan tenis PTWP tiap hakim diwajibkan menyumbang dan nilainya tergantung perintah Kepala Pengadilan Tinggi (KPT). Di tempat saya Rp 250 ribu, tapi ada daerah lain yang Rp 1 juta," kata seorang hakim yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa, (29/3/2011).
Leer Completo...

Runway Juanda Diperbaiki, Penerbangan di Cengkareng Delay

Jakarta - Penutupan Bandara Juanda, Surabaya, untuk perbaikan landasan pacu (runway) sejak pukul 12.50 WIB berimbas ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Beberapa penerbangan yang memiliki tujuan dan transit ke Surabaya tertunda.

"Iya ada yang delay, baik penerbangan langsung dari sini, internasional maupun penerbangan transit ke Surabaya, seperti tujuan Ujung Pandang, Kupang," ujar Public Relations Manager PT Angkasa Pura (AP) II, I Ketut Ferry Utame, ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...

Presdir PT Masaro Tak Terima Didenda Rp 89 M

Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor menghukum Presiden Direktur PT Masaro Radiokom, Putranevo Alexander Prayogo selama 6 tahun dan denda Rp 89,3 miliar. Putranevo pun tidak terima dengan denda yang luar biasa besar itu.

"Jangankan Rp 89 miliar, Rp 1 miliar saja Pak Putranevo tidak punya," kata kuasa hukum Putranevo, Slamet Wuyono usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...

Jadi Jambret, Polisi di Banda Aceh Diamuk Massa


Banda Aceh - Apa jadinya kalau polisi yang harusnya jadi penegak hukum, malah menjadi penjambret. Di Banda Aceh, oknum polisi diamuk massa karena menjambret pemotor perempuan. Dia kini terancam dipecat.

Oknum polisi ini adalah Briptu IR, seorang polantas. Aksi IR menjambret dilakukan Senin (28/3) malam pukul 21.30 WIB.

Menurut Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Armensyah Thay pada wartawan, Selasa (29/3/11), IR membuntuti perempuan bernama Rosidah (24). Lokasi kejadian saat itu di Desa Blang Oi, Meuraksa, Banda Aceh.
Leer Completo...

Tjatur: Pemberatan Hukuman, Efek Jera Bagi Koruptor

Jakarta - Hukuman yang mengandung efek jera bagi koruptor penting diberikan. Salah satunya adalah dengan memberikan pemberatan hukuman. Sedangkan bagi pengungkap kasus perlu diberikan penghargaan.

"Efek jera itu penting. Yang namanya efek jera itu bagian dari hukuman. Masalah ini perlu ada reward and punishment-nya," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, saat dihubungi, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...

Pembobol Uang Nasabah di Citibank Diduga Bukan Hanya MD dan D


Jakarta - Polisi terus mengembangkan kasus dugaan penggelapan dana nasabah Citibank Rp 17 miliar. Polisi sudah menahan MD dan anak buahnya, D, yang menjadi teller. Polisi menduga ada pelaku lainnya yang terlibat.

"Tentu tidak hanya dua orang saja, banyak yah," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...

Bara Hasibuan: Desain Gedung Baru DPR Menakutkan Bagi Rakyat


Jakarta - Walaupun terus menuai kritikan, pihak DPR nampaknya ngotot untuk meneruskan proyek pembangunan gedung baru DPR. Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mendesak agar rencana tersebut ditinjau kembali. Menurut dia, desain gedung baru itu menakutkan rakyat.

Menurut Bara, walaupun biaya pembangunan gedung DPR itu sudah ditekan dari Rp 1,7 triliun menjadi Rp 1,1 triliun, namun tetap saja jumlah tersebut masih sangat besar dan terdengar sangat fantastis bagi rakyat banyak. Angka tersebut juga terkesan tidak pantas mengingat kinerja DPR secara keseluruhan yang dinilai tidak memuaskan.
Leer Completo...

Fitri Si Spiderkid, Tak Cuma Memanjat Tower

Jakarta - Jika di dunia ada Alain Robert si Spiderman yang gemar memanjat gedung, mungkin Fitri adalah si Spiderkid. Dia diamankan setelah memanjat tower BTS di Ciputat. Ternyata, bocah cilik ini sudah sering berulah dengan aksi memanjatnya.

Hari ini saja, Fitri sudah dua kali membuat polisi dan orang tuanya pusing tujuh keliling. Ulah Fitri pertama kali diketahui petugas dari Polsek Ciputat pada Selasa (29/3/2011) pukul 08.00 WIB. Polisi mendapat laporan Fitri memanjat sebuah tower BTS di Jalan Sukadamai, Serua Indah, Ciputat, Tangerang.
Leer Completo...

Busway Koridor XI Siap Beroperasi Desember 2011

Jakarta - Pembangunan jalur busway Koridor XI dengan rute Kampung Melayu-Pulogebang mulai di sosialisasikan. Pembangunan jalur tersebut akan dilakukan mulai Juli dan diperkirakan selesai pada Desember 2011.

"Ada 19 halte terdiri dari 18 halte baru dan satu halte renovasi," ujar Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Benhard Hutajulu, dalam acara sosialisasi busway koridor IX di Hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta, Selasa (29/3/2011).
Leer Completo...